Kritis! Gunung Es 11 Juta Ton Mencair, Potensi Tsunami Dahsyat?



Desa Innarrsuit yang terletak di Barat Daya Greenland tengah diliputi ketakutan. Pasalnya, sebuah gunung es yang diperkirakan seberat 11 juta ton terbawa arus dan mendekat ke sana. Tak pelak, kondisi kritis ini membuat para penduduk di sana merasa cemas. Bahkan disebutkan bahwa warga kini bergantung pada cuaca atas apa yang akan terjadi pada gunung es tersebut.

Dalam laman Express.co.uk terbitan Rabu kemarin (18/07/2018), diberitakan bahwa penduduk desa yang jumlahnya 169 orang itu khawatir apabila bongkahan es besar runtuh dan jatuh ke laut maka dapat memicu terjadinya gelombang tinggi ‘tsunami’ yang mengarah ke permukiman. Demikian mengutip reportase Dream.co.id, Kamis (19/07/2018).

Sedangkan menurut perkiraan ahli meteorologi Denmark, gunungan es itu memiliki lebar 198 meter dan tinggi hampir 91 meter dari permukaan laut. Gunung es tak selalu mencair dengan perlahan lalu mengecil. Seringkali, bongkahan es akan lebih dulu runtuh serta jatuh ke laut, sebelum kemudian mencair.

Evakuasi, bergantung pada cuaca
Kini, penduduk Innarrsuit, Greenland bergantung pada cuaca atas apa yang akan terjadi pada gunung es tersebut. Jika angin yang kuat bertiup dan mendorong gunung es yang terapung menjauhi daratan ke arah Teluk Baffin, maka krisis akan berlalu.

Namun jika cuaca berubah hangat, atau turun hujan yang hangat, kemungkinan besar bongkahan es itu akan runtuh ke laut. Jika sudah begitu, bisa jadi akan menimbulkan gelombang tinggi ke arah desa.

“Ini bukan proses yang tenang,” ujar Joerg Schaefer, peneliti iklim di Observatorium Bumi Lamont-Doherty, Universitas Columbia kepada New York Times.

Sebanyak 33 orang telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Warga pemilik kapal diminta segera memindahkan kapal mereka menjauhi gunung es.

Kapal milik Angkatan Laut Denmark tengah bersiap di dekat pulau Innaarsuit, berjaga seandainya situasi mendadak menjadi buruk. Sementara penduduk menanti ramalan cuaca dengan cemas.

“Kami sangat khawatir dan takut,” kata Karl Petersen, Ketua Dewan Lokal Innaarsuit, seperti dilansir dari laman Kompas.com.

Sementara penduduk menanti ramalan cuaca dengan cemas, prediksi cuaca di kawasan itu memperkirakan angin akan bertiup dengan relatif tenang hingga seminggui ke depan. Sementara itu, diperkirakan hujan juga akan turun di akhir pekan mendatang.

Comments

Popular posts from this blog

Terjadi lagi : Kapal di Perairan Jember Tenggelam Dihantam Ombak

Dua Pekan Lagi, Freeport Resmi Jatuh ke Tangan Indonesia

Fenomena Alam, Yang Tinggal Di Pulau Jawa Diminta Waspada !